BORNEONEWS, Palangka Raya - Berdasarkan data dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya, ada 210 kali kebakaran hutan dan lahan di Kota Palangka Raya.
Plt Kepala Pelaksana BPBD Kota Palangka Raya Emi Abriyani mengatakan, dari 210 kali kejadian Karhutla tersebut, setidaknya ada 153,71 Hektar (Ha) hutan dan lahan yang terbakar di Kota Cantik.
"Saat ini tim gabungan yang terpusat di Posko Karhutla Kota Palangka Raya terus berjibaku setiap harinya untuk berupaya memadamkan lahan dan hutan yang terbakar," katanya, 1 September 2023.
Dia melanjutkan, rincian daerah terjadinya Karhutla di Kota Palangka Raya adalah, 121 kali di Kecamatan Jekan Raya, Kecamatan Pahandut 34 Kali, Kecamatan Sebangau 50 Kali, Kecamatan Bukit Batu lima kali dan Kecamatan Rakumpit nol kejadian.
Dari 121 kejadian saat ini, pihaknya bersama dengan pihak Polresta Palangka Raya masih berupaya melakukan penyelidikan, milik siapa lahan tersebut dan kenapa lahan tersebut bisa terbakar.
--page
"Setop membakar lahan apapun kepentingannya, karena bila terbukti membakar lahan dengan alat bukti yang sah, maka Tim Satgas Karhutla Kota Palangka Raya tidak segan - segan menindak secara tegas," pungkasnya. (PATHUR/Y)









