BORNEONEWS, Palangka Raya - Unit Pelayanan Teknis (UPT) Puskesmas Bukit Hindu Kota Palangka Raya didaulat sebagai Rabies Center di Kota Palangka Raya. Unit tersebut akan melayani pemberian Vaksin Anti Rabies (VAR) sesuai indikasi yang diberikan.
Hal tersebut diutarakan oleh Kepala Seksi Penyedikan Penyakit Hewan Laboratorium Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Palangka Raya, drh Agnes memberitahukan Rabies Center adalah fasilitas pelayanan kesehatan yang ditunjuk oleh pemerintah daerah untuk melaksanakan kasus gigitan hewan penular rabies.
"Kota Palangka Raya Rabies Center terdapat di UPT Puskesmas Bukit Hindu. Rabies adalah suatu penyakit infeksi akut pada susunan saraf pusat yang disebabkan oleh virus rabies," katanya, Jumat, 1 September 2023.
Ia mengatakan, penyakit ini bersifat zoonotik yaitu penyakit yang ditularkan dari hewan ke manusia melalui gigitan hewan penular rabies terutama anjing, kucing dan kera.
Rabies Center dibentuk sebagai upaya untuk mendekatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang digigit oleh hewan penular rabies sesuai dengan protap tata laksana kasus gigitan hewan penular rabies.
--page
"Fungsi dari Rabies Center selain memberikan pelayanan terhadap kasus gigitan hewan penular rabies, juga melakukan upaya promotif, preventif kepada masyarakat agar mereka mampu mencegah dari penularan rabies," bebernya.
Ada cara tindakan pertolongan pertama, yang dapat dilakukan setelah digigit oleh hewan yang diduga penularan rabies, dengan melakukan cuci luka. Pencucian luka dilakukan sesegera mungkin dengan sabun dibawah air mengalir selama kurang lebih 15 menit.
"Pencucian luka dengan menggunakan sabun merupakan hal yang sangat penting dan harus segera dilakukan setelah terjadi jilatan, cakaran atau gigitan terhadap Hewan Penular Rabies (HPR) untuk membunuh virus rabies yang berada di sekitar luka gigitan," terangnya.
Ia juga menambahkan, UPT Puskesmas Bukit Hindu yang ditunjuk sebagai Rabies Center, diperkenankan untuk memberikan pelayanan kasus gigitan hewan penular rabies yang berasal diluar wilayah Kota Palangka Raya. (MARINI/Y)









