BORNEONEWS, Sampit - Pengembangan Bandara H Asan Sampit tetap menjadi prioritas ditengah keterbatasan anggaran Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).
"Dana pokir tetap dan pengembangan bandara tetap menjadi prioritas," kata Bupati Kotawaringin Timur Halikinnor, Jumat, 1 September 2023.
Juga pemindahan gedung PKP-PK di Bandara Haji Asan Sampit tetap menjadi prioritas. Karena Halikin berharap, bandara segera didarati pesawat berbadan besar Airbus.
Pengembangan Haji Asan Sampit direncanakan untuk memperpanjang landasan pacu, yang semula 2.060 meter menjadi 2.260 meter.
Perpanjangan landasan pacu ini berimbas kepada gedung PKP-PK agar jarak parking stand pesawat aman, maka gedung tersebut harus dipindah.
--page
"Target kita tahun 2024 sudah perpanjangan kalau memang bisa satu tahun perpanjangan selesai harapan kita HUT Kotim 7 Januari 2025 airbus pertama landing," katanya.
Perpanjangan landasan pacu bandara dipercaya dapat memperlancar transportasi udara dan berdampak positif terhadap perekonomian. (DEWI PATMALASARI/H)









