MENDORONG percepatan pelaksanaan belanja barang dan jasa dalam APBD 2016, Pemerintah Kabupaten Sukamara bersama pihak ketiga menandatangani kontrak secara kolektif, Senin (11/4/2016).
Dengan adanya penandatangan kontrak itu berarti program yang telah dianggarkan dalam APBD 2016 bisa segera dilaksanakan.
Sejumlah instansi yang melakukan penandatangan kontrak yakni RSUD Sukamara dengan pelaksana PT Bujur Usaha Bersama
Konsultan, Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Hutbun) dengan CV Rampas, Dinas Pekerjaan Umum (PU) dengan CV Kasuma Jaya, CV Estetika Jaya Engineering, dan PT Rido Abadi Karya, serta Dinas Sosial dengan CV Kotawaringin Mitratama Consultan.
Penandatangan kontrak yang dilaksanakan di halaman kantor Skretariat Daerah itu dihadiri Bupati Sukamara Ahmad Dirman beserta unsur forum komunikasi pimpinan daerah (FKPD).
Bupati seusai penandatangan kontrak mengatakan, maksud dari kegiatan itu yakni untuk memastikan bahwa seluruh prosedur atau proses administrasi dan pelaksanaan kegiatan maupun pembangunan oleh pemerintah kabupaten dapat dilaksanakan tepat waktu.
Hal itu bertujuan untuk mendorong percepatan pembangunan di Kabupaten Sukamara pada tahun anggaran 2016.
“Tujuan lain kegiatan ini yakni untuk mewujudkan persamaan persepsi dan kesepahaman dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pengawas pengadaan barang dan jasa pemerintah,” kata Ahmad Dirman.
Kepada jajarannya, Bupati, meminta agar mempercepat pelaksanaan program pembangunan pemerintah pada setiap tahunnya. Hal itu guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional.
Selain itu, bersinergi secara aktif dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) untuk mempercepat penetapan APBD sesuai tenggat waktu yang ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan.
Kemudian, menyelesaikan rencana umum pengadaan barang dan jasa pemerintah tahun anggaran berikutnya sebelum berakhirnya tahun anggaran berjalan secara transparan, cermat, dan akuntabel.
“Dengan adanya penandatangan kontrak secara kolektif, diharapkan agar percepatan pembangunan di Kabupaten Sukamara akan lebih maju hingga ke pelosok daerah,” harap Ahmad Dirman. (MG13/B-3)


