PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Direktur Utama Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit atau BPDPKS, Eddy Abdurrachman mendorong kesepahaman untuk mewujudkan keberlanjutan sawit di Indonesia.

"Sebagai negara utama penghasil kelapa sawit dunia, sangat penting bagi Indonesia untuk mendorong adanya satu kesepahaman yang sama dalam kemitraan strategis dan kolaborasi semua pihak dalam rangka mewujudkan keberlanjutan sawit Indonesia," kata Eddy dalam rilis yang disampaikan melalui rilis kepada Borneonews pada Jumat, 1 September 2023.

Hal ini juga disampaikan Eddy saat memberikan kata sambutan pada Workshop dalam rangka Rembuk Tani Nasional III tahun 2023 yang dilaksanakan Serikat Petani Kelapa Sawit atau SPKS di Jakarta, Kamis, 31 Agustus 2023.

"Sawit sebagai komoditas strategis telah menyumbang terhadap kebutuhan minyak nabati dunia hingga mencapai 22 persen," tuturnya lagi.

Namun, katanya, Indonesia diharapkan tidak hanya menjadi penyedia bahan mentah minyak nabati dunia agar kelapa sawit memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi, salah satunya melalui hilirisasi.

--page

Mantan Direktur Jenderal Bea dan Cukai itu menjelaskan jika saat ini pemerintah telah menerbitkan berbagai kebijakan dengan tujuan untuk mendorong hilirisasi industri kelapa sawit yang dapat memberikan nilai tambah kepada petani dan masyarakat Indonesia. (TESTI PRISCILLA/H)