PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kalteng berjanji akan memperhatikan aspek penting  dalam penyusunan naskah akademis pembentukan UPT Bundaran Besar dan Sabangau.

“Sinas akan memperhatikan kriteria penting dalam penyusunan naskah akademis ini,” tegas, Kepala Disbudpar Kalteng, Adiah Chandra Sari dalam keterangannya saat rakor beberapa waktu lalu.

Pertama, sebut dia, UPT Bundaran Besar dan Sebangau diharapkan mampu menjalankan kegiatan teknis operasional serta kegiatan teknis penunjang tertentu.

“Hal ini diharapkan dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat serta mendukung penyelenggaraan pemerintahan,” kata Adiah.

Selanjutnya UPT akan memiliki tanggung jawab dalam menyediakan barang dan jasa yang dibutuhkan oleh masyarakat maupun instansi daerah lain.

--page

Kontribusi nyata terhadap masyarakat dan pemerintahan juga menjadi fokus utama, dimana UPT diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam kedua aspek tersebut.

Selain itu, aspek tersedianya sumber daya seperti pegawai, pembiayaan, dan sarana prasarana menjadi hal penting yang akan dijaga dalam pembentukan UPT.

Standar Operasional Prosedur (SOP) akan diimplementasikan agar pelaksanaan tugas teknis operasional dan penunjang dapat berjalan efisien dan terukur.

Kemudian, analisis jabatan dan analisis beban kerja akan menjadi bagian integral dari proses pembentukan UPT. Hal ini akan memastikan bahwa personil yang ditugaskan memiliki peran yang sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya.

“Nantinya diharapkan sektor kebudayaan dan pariwisata di Provinsi Kalteng akan mengalami perkembangan positif. Langkah selanjutnya adalah proses penyusunan Naskah Akademis yang akan membawa rencana ini menuju tahap implementasi yang lebih konkrit,” pungkasnya. (HERMAWAN DP/H)