PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Harga daging babi mengalami penurunan dari harga awal Rp.120.000/kg, saat ini Sabtu 1 September menjadi Rp.70.000/kg. 

Salah seorang pedagang di Kota Palangka Raya Kristiani Dewi membenarkan adanya kenaikan pada daging babi sebelumnya akibat kematian hewan dalam jumlah besar di peternakan. Sedangkan, untuk saat ini tidak ada lagi.

"Dulu pernah naik akibat kematian babi di peternak, jadi stoknya menipis maka harga pun mengalami kenaikan. Sedangkan sekarang ini semuanya aman-aman saja, babi hidup sehat-sehat jadi harganya juga terjangkau relatif murah," ucapnya Sabtu 2 September 2023.

Salah seorang masyarakat, Susi menambahkan, turunnya harga daging babi terbantu untuk dirinya yang bekerja sebagai katering makanan. Modal yang dikeluarkan tidak terlalu banyak, bahkan harga per porsi kuliner babi pun mengalami penurunan.

"Harganya turun maka tentu memberikan pengaruh untuk harga masakan juga kan, senang lah jadi terbantu untuk modal usaha juga, tidak mengeluarkan budget yang begitu besar untuk membeli daging babi," bebernya.

--page

Ia juga menginginkan harga daging babi kalau bisa lebih turun dari harga Rp.70.000/kg. Sehingga, bisa dijangkau oleh seluruh masyarakat yang bisa mengkonsumsinya. 

"Ya maunya sih lebih turun lagi kan, jadi seluruh masyarakat yang mengkonsumsinya terbantu juga dengan harga yang murah. Terutama bagi masyarakat yang memiliki sumber pendapatan perekonomiannya rendah," tandasnya. (MARINI/H)