PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Para siswa di SMAN 5 Palangka Raya diimbau untuk membakar di halaman sekolah mengingat saat ini merupakan musim kemarau.

"Hal ini juga sudah saya sampaikan ke anak-anak saat saya menjadi pembina upacara di hari Senin. Karena saat ini sudah musim kemarau. Langit pagi itu tampak antara terang dan temaram berlapis kabut asap yang tak merata," kata Wakasek Humas dan Publikasi SMAN 5 Palangka Raya, Lukman Juhara pada Sabtu, 2 September 2023.

Menurut Lukman yang juga mengajar Bahasa Indonesia ini, tidak hanya bagi para siswa, dirinya juga mengimbau agar keluarga besar SMAN 5 Palangka Raya turut berpartisipasi mencegah kebakaran hutan dan lahan.

"Mari kita turut menjaga lokasi sekolah kita yang cukup luas dan berada dekat lahan semak-semak yang rawan terbakar. Hendaknya tidak ada di antara kita yang iseng atau usil membakar tumpukan rumput, tebangan pohon, atau apa saja yang menimbulkan kebakaran dan api meluas ke mana-mana," katanya.

Hal ini menurutnya sesuai seruan Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD, mengingat kemarau tiba selalu diiringi dengan rawannya terjadi kebakaran lahan dan hutan yang menimbulkan dampak kabut asap. 

"Meski cuaca kemarau sudah mulai menghadirkan kabut asap efek kebakaran hutan dan lahan, rutinitas upacara memang belum terganggu untuk Minggu lalu," katanya lagi. (TESTI PRISCILLA/R)