BORNEONEWS, Kasongan - Mobil Toyota Innova DA 9999 MW nyemplung ke dalam parit, tepat depan Kantor TP PKK Katingan Komplek Perkantoran Kereng Humbang Kasongan, Senin (11/4/2016), sekitar pukul 15.00 WIB.


Bagian depan mobil hitam itu hancur dengan kaca retak setelah menghantam beton jembatan pintu masuk kantor TP PKK. Kejadian ini sempat menghebohkan warga, terutama pegawai yang sedang berkantor. Tidak menimbulkan korban jiwa.


Menurut informasi yang dikumpulkan Borneonews, kronologi kejadian berawal saat mobil yang dikemudikan Muhamad Rizki, 18, meluncur dari arah rumah jabatan bupati menuju Bundaran Durian. 


Saat berada di tikungan tak jauh dari Kantor PKK, tiba-tiba mobil oleng dan terjebur ke parit sebelah kiri. 


Mobil  sempat naik ke atas lagi, lalu menghantam beton jembatan masuk ke Kantor PKK dan terjun lagi ke parit yang berair.


Menurut Rizki, saat itu dia bersama empat temannya dari Kereng Pangi untuk sekadar jalan-jalan di Kasongan di komplek perkantoran. 


“Nggak tau kenapa tadi, tiba-tiba ban belakang mobil slip. Saya lalu seperti tidak sadar lagi bagaimana akhirnya bisa masuk parit," sebutnya. 


Padahal kecepatan mobilnya itu tidak lebih dari  90 km per jam.


Remaja ini menuturkan, jika mobil yang dia pakai milik ayahnya.  Kebetulan saat itu, sang ayah sedang bekerja dan sudah mengetahui kecelakaan tunggal tersebut. 


“Kita dan teman-teman tidak ada yang terluka," katanya.


Herman salah seorang saksi mata mengatakan jika sebelum kejadian dirinya sempat melihat mobil innova tersebut melaju kencang melintas di depan Kantor Pengadilan Negeri Kasongan. 


Tak lama berselang, tiba-tiba terdengar suara nyaring seperti benturan benda keras. “Setelah saya lihat, ternyata mobil itu sudah berada di dalam parit," akunya.


Tak lama berselang beberapa anggota Satlantas Polres Katingan tiba di tempat kejadian perkara (TKP). (ABDUL GOFUR/m)