SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Aktivitas warga Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur tetap berjalan normal seperti biasa di tengah kualitas udara sangat buruk. Ini terlihat pada Minggu pagi, 3 September 2023.

Masyarakat tampak memadati Taman Kota Sampit melakukan aktivitas olahraga seperti lari atau berjalan. Pedagang pun tetap ramai menggelar dagangannya meski kabut asap lebih pekat dari biasanya. 

Begitu juga di halaman Museum Kayu Sampit sejumlah pelajar antusias mengikuti senam pagi. Tak kalah ramai di halaman Mal Pelayanan Publik event lari Fun Run 3 Km, bahkan dimulai sejak pukul 05.00 WIB.

Tak sedikit masyarakat yang tidak mengenakan masker meski asap pekat menyelimuti. Meski rata-rata dari mereka menyadari udara pagi itu tak seperti biasanya. 

"Kami setiap pagi berjualan di sini. Hari Minggu memang yang paling ramai. Jadi mau asap atau tidak saya tetap berjualan," kata Endang, seorang pedagang yang menjajakan dagangannya dengan mobil di Taman Kota Sampit.

--page

Seorang warga berlari di seputaran Taman Kota Sampit. Ia mengaku tak mengenakan masker karena masker bisa menghambat pernapasannya saat berlari.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Timur Multazam mengatakan daerah ini menjadi kota paling berpolusi pagi ini. Indeks standar pencemaran udara mencapai 253 atau sangat tidak sehat.

"Kami menyarankan masyarakat agar tetap menggunakan masker dan mengurangi aktivitas di luar rumah demi kesehatan," kata Multazam. (DEWI PATMALASARI/J)