BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotawaringin Barat (Kobar), terus berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda wilayah tersebut. Diduga, penyebab kebakaran itu karena pembukaan lahan.
Disampaikan oleh Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Martogi Siallagan, beberapa hari terakhir ini pihaknya kerap mendapat laporan terkait adanya kebakaran lahan.
"Sejak Jumat hingga hari ini, laporan kebakaran selalu ada. Hari ini, masih penanganan di Kubu. Sebagian besar penyebabnya diduga karena pembukaan lahan oleh masyarakat," ujarnya saat dikonfirmasi pada Minggu, 3 September 2023.
Disebutkannya, pada Jumat lalu, anggota Tim TRC BPBD Kobar dibantu relawan balakar dan Instansi terkait, melakukan pemadaman di wilayah Kecamatan Kumai dan Kecamatan Arut Selatan.
"Pada Jumat lalu pemadaman di wilayah Kumai dan Arut Selatan. Setidaknya ada tiga titik lokasi kebakaran yang kita padamkan," ungkapnya.
--page
Kemudian, pada Sabtu kemarin, pihaknya melakukan pemadaman Karhutla di wilayah Kubu, Kecamatan Kumai.
"Pantauan di lokasi ada 4 titik api, dengan penyebab diduga pembersihan atau embukaan lahan oleh masyarakat. Akibatnya, lahan seluas kurang lebih 1,5 hektar hangus terbakar," tuturnya.
Petugas gabungan mampu memadamkan dua titik lokasi api. Sehingga sejumlah titik api masih menyala dan dilanjutkan penangan hari ini. "Kondisi angin kencang dan titik api yang menyebar menjadi kendala petugas di lapangan," ungkapnya. (DANANG/Y)









