SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Sebuah rumah semi permanen milik Ambai di Desa Tinduk, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timu (Kotim), terbakar pada Minggu, 3 September sekitar pukul 07.30 WIB.

Kepala Desa Tinduk, Kasmudin mengatakan, insiden kebakaran tersebut terjadi saat penghuni rumah sedang bekerja. Awalnya, ada salah seorang warga yang melihat api telah membesar membakar rumah korban.

Warga yang hanya mengandalkan peralatan seadanya berjibaku memadamkan api. Namun, api dengan cepat membesar hingga merambat seluruh bagian rumah.

"Saat itu, Ambai sedang bekerja. Api yang membakar rumah sangat cepat, sehingga tidak ada satupun barang yang sempat diselamatkan," kata Kasmudin.

Kasmudin juga mengatakan, korban tinggal bersama istri dan anaknya yang masih Balita. Saat ini, korban sangat membutuhkan bantuan pakaian dan kebutuhan anak-anak. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut. Hanya saja, korban mengalami kerugian material yang diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

--page

Sementara itu, belum diketahui secara pasti penyebab insiden kebakaran tersebut. Saat di konfirmasi, pihak kepolisian masih belum memberikan keterangan terkait penyebab kebakaran tersebut. (BUDDI RAHMAT H/Y)