BORNEONEWS, Kasongan - Petani keramba ikan di Kasongan mengaku memanen ikan di tengah merosotnya harga jual ke pengepul, hanya menghasilkan sedikit keuntungan bagi mereka. Hal ini karena harga pakan ikan tetap mahal, bahkan naik, sekalipun harga BBM sudah turun.
Hairul, seorang petani keramba di kawasan Jembatan Kasongan, menjelaskan, 10 kilogram pakan ikan dewasa sekarang dijual Rp180 ribu. Sedangkan untuk 30 kilogram Rp331 ribu, dan ukuran 50 kilogram dijual Rp441 ribu.
"Harga pakan ini justru naik, per saknya rata-rata dua ribuan," keluhnya.
Karena itu, lanjut Hairul, meski dari harga beli ikan dari pengepul yang masih Rp29-Rp30 ribu, masih ada sedikit untung, ia menunda memanen ikan dari lima keramba yang dimilikinya. Hairul mengatakan dua minggu lalu harga beli pengepul ke petani masih di angka Rp35 ribu.
Sementara dari pihak pengepul ikan, mengatakan harga beli dari petani terpaksa diturunkan karena pasokan ikan banyak. "Ikan sekarang sedang banjir. Bahkan kita banyak mengambil di Palangka Raya yang harganya lebih murah dibanding di Kasongan," sebut Usu, seorang pengepul. (Abdul Gofur/B-10)
Petani Keramba Mengeluh karena Harga Pakan Ikan Malah Naik
Redaksi
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Komentar (0)
Memuat komentar…

