PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah melalui Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Yuas Elko mengatakan bahwa saat ini wilayah Kalteng mengalami Inflasi paling rendah dibandingkan provinsi lain di Pulau Kalimantan.

Hal tersebut diutarakannya di sela Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian secara virtual dari Ruang Rapat Bajakah Kantor Gubernur Kalteng, Senin 4 September 2023.

"Adapun 5 komoditas yang menjadi perhatian kita bersama seperti beras, bawang putih, ayam ras, telur ayam ras, dan cabai rawit," ucapnya, Senin 4 September 2023.

Pihaknya telah melaksanakan panen perdana di Belanti Siam 5,7 ton per hektare dan berharap mudah-mudahan dengan adanya kegiatan tersebut untuk melakukan antisipasi Kalteng tidak masuk dalam kategori inflasi yang tertinggi.

"Inflasi Kalteng di Minggu ke lima Agustus 2023 ini berada di urutan 22 inflasi tertinggi yakni sebesar 2,99 persen (y-o-y). Inflasi kita paling rendah dibanding provinsi lain yang ada di Kalimantan," bebernya. 

Dia berharap sinergisitas dan kolaborasi antara Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) provinsi dan kabupaten/kota bisa diperkuat sehingga inflasi wilayah Kalteng terus aman. (MARINI/R)