BORNEONEWS, Palangka Raya - Untuk dapat memenuhi sejumlah kebutuhan daerah terutama pada sektor pangan, Kalteng hingga kini masih bergantung dengan provinsi lain, sehingga diharapkan potensi pangan yang dimiliki provinsi ini dapat dikembangkan secara maksimal.
Anggota DPRD Kalteng, Ina Prayawati mengatakan ketergantungan Kalteng terhadap sejumlah kebutuhan daerah dengan provinsi lain harus bisa ditekan, sebab apabila terus bergantung dengan provinsi lain maka daerah ini tidak akan pernah bisa mandiri.
"Kalau bisa itu Kalteng yang menyuplai pangan ke provinsi lain, karena akan banyak dampak positif yang didapatkan dari situ. Namun kenyataannya masih belum bisa, jadi potensi yang kita miliki sebisa mungkin dimaksimalkan dalam hal pengembangannya," ucapnya, Senin, 4 September 2023.
Menurutnya, Kalteng memiliki potensi besar dan menjanjikan pada sektor pangan hanya saja dalam hal pengembangannya masih belum maksimal. Terlebih provinsi ini memiliki cita-cita menjadi salah satu lumbung pangan nasional, sehingga itu harus dapat diwujudkan.
"Saya meyakini bahwa, apabila potensi yang dimiliki Kalteng dimaksmalkan pengembangannya baik itu pertanian, perikanan, peternakan, dan lain sebagainya yang berkaitan dengan pangan maka cita-cita itu dapat terwujud," ujarnya.
Program yang berkaitan dengan pengembangan pangan harus dapat terus dicanangkan. Dalam memaksimalkan potensi itu juga pemerintah jangan hanya melirik satu atau dua daerah saja akan tetapi secara merata, sebab setiap daerah pastinya memiliki potensi masing-masing.
--page
"Misalnya di daerah A itu dikembangkan peternakan, daerah B pertanian, dan seterusnya secara merata menyesuaikan potensi yang dimiliki masing-masing. Jika itu dapat diwujudkan maka daerah ini pastinya kedepan akan mandiri dan mampu menjadi penyuplai pangan ke provinsi lain," imbuhnya. (DONNY D/R)









