BORNEONEWS, Kuala Pembuang – Warga Desa Sungai Bakau, Kecamatan Seruyan Hilir Timur, Kabupaten Seruyan selain bekerja sebagai nelayan juga banyak diantaranya memiliki usaha kebun pisang kepok.
Pada saat cuaca tidak bersahabat lantaran tingginya gelombang laut dan angin kencang seperti seperti saat ini, mereka terpaksa tidak bisa melaut untuk mencari ikan.
Warga setempat memilih untuk mengurus kebun pisang miliknya yang berada di Sungai Pucuk desa setempat demi penyambung penghasilan.
Isur, salah satu warga mengaku dalam beberapa waktu terakhir saat cuaca tidak memungkinkan untuk melaut, ia lebih banyak berada di kebun untuk merawat tanaman pisang kepok miliknya.
"Merawat kebun pisang dan jika waktunya panen, kami langsung memanennya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarga," kata Isur, Senin, 4 September 2023.
--page
Terlebih harga pisang kepok saat ini berada pada level yang sangat baik. Ketika dijual langsung kepada pengepul, harga mencapai Rp6.500 per kilogram.
Hal ini menjadi penyelamat ekonomi bagi warga Desa Sungai Bakau ketika mereka tidak bisa melaut akibat cuaca buruk yang telah berlangsung beberapa minggu terakhir
Namun bukan berarti tanpa kendala, petani di desa ini masih dihadapkan adanya serangan penyakit pada tanaman pisang mereka.
"Ada sebagian tanaman pisang terkena penyakit, tetapi sebagian lainnya masih bisa di panen dan dijual," tambah Isur.
Bersama petani lainnya, ia berharap kedepan agar penyakit pada tanaman pisang ini bisa teratasi, agar hasil panen bisa lebih maksimal. (FAHRUL/Y)









