BORNEONEWS, Palangka Raya - Dokter hewan yang bertugas di Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palangka Raya, drh Eko Hari Yuwono memberikan informasi bahwa pada daging babi terdapat sistiserkus atau larva dari cacing pita.
Sistiserkus atau sistiserkosis adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh larva cacing pita yang hidup di dalam tubuh babi.
Gejala sistiserkus umumnya muncul ketika larva cacing, tumbuh dan berkembang di bagian tubuh manusia, dibagian tertentu dapat mengakibatkan kista.
"Pada daging babi bisa ada sistiserkus atau larva dari cacing pita," ucapnya, Selasa 5 September 2023.
Sistiserkus dapat menyerang hewan babi akibat sanitasi yang buruk, lingkungan yang jorok dan kotor dan banyak babi hidup secara liar dan bebas.
Cara pencegahannya, masaklah makanan hingga matang. Jangan konsumsi makanan setengah matang atau bahkan mentah terutama daging babi.
--page
Dirinya menambahkan, bahwa dengan memasak cara yang benar dan matang dapat membunuh cacing pita yang ada pada daging babi.
"Penanganannya dimasak sempurna, dengan pemanasan akan mati," terangnya. (MARINI/R)









