BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala OJK Provinsi Kalimantan Tengah, Otto Fitriandy menghimbau agar setiap TPAKD masing-masing daerah di Kabupaten senantiasa melakukan inovasi-inovasi program kerja baru mengikuti perkembangan yang ada.
Hal ini disampaikan Otto juga dalam Rapat Koordinasi Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah atau TPAKD Semester I Tahun 2023 se- Provinsi Kalimantan Tengah di Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat pada Senin, 4 September 2023 kemarin.
"Contoh Program yang telah berjalan baik di Provinsi Kalimantan Tengah seperti program yang telah berjalan di Provinsi Kalimantan Tengah seperti Kredit berbiaya rendah untuk melawan rentenir yang saat ini telah dimiliki oleh Bank Kalteng yang dinamai Betang Berkah dan UMKM Berkah, lalu ada BPR Sampuraga Cemerlang yakni Kredit Tabung, dan BPR Artha Sukma Sejahtera yakni Kurda," kata Otto dalam rilisnya kepada Borneonews pada Selasa, 5 September 2023.
Selain itu Pembentukan Desa EKI atau Ekosistem Keuangan Inklusif yang diterapkan di Desa Henda Kabupaten Pulang Pisau, dan pembentukan cluster Pertanian dan Perkebunan Jagung di Wilayah Gunung Mas yang saat ini telah dikeluarkan Surat Keputusan Generic Model Skema Kredit/ Pembiayaan dari Bupati Gunung Mas juga termasuk program yang baik.
Pada kegiatan tersebut hadir sebagai Narasumber dari Kantor Pusat Otoritas Jasa Keuangan oleh Analis Senior Deputi Direktur Pengembangan Inklusi Keuangan, Puji Iman Siagian yang menyampaikan arah strategis TPAKD untuk Tahun 2024, contoh program yang telah berjalan secara nasional serta berbagai petunjuk teknis tentang TPAKD.
Rakor TPAKD ini mengundang Gubernur Kalimantan Tengah, Bupati dan Wali Kota se-Kalteng. Selain itu juga hadir Bank Indonesia Kalimantan Tengah, Direksi PT Bank Pembangunan Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, serta Pengurus dan Anggota Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah se-Provinsi Kalimantan Tengah. (TESTI PRISCILLA/R)









