PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata melaksanakan seminar dan Fokus Grup Discussion (FGD) Penyusunan Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD) Kalteng, bertempat di Swiss Bellhotel Danum Palangka Raya, Selasa 5 September 2023 malam.

Nampak hadir juga, Kebudayaan Provinsi Kalteng Wilson dalam kegiatan itu. Dirinya mengatakan bahwa dalam kegiatan tersebut mengusung benda-benda peninggalan sejarah dan nilai-nilai dibidang seni, sastra dan bahasa.

"Jadi ada 2 sektor itu. Harapan saya untuk pemerintah dalam segi manuskrip berupa naskah-naskah kuno. Di Museum Balanga itu dibutuhkan dan saat ini masih kurang," ucapnya disela kegiatan, Selasa 5 September 2023 malam.

Ia juga menjelaskan, manuskrip berupa tulisan tangan yang berumur minimal 50 tahun. Yang memiliki arti penting bagi peradaban sejarah kebudayaan dan ilmu pengetahuan.

Museum Balanga masih kekurangan manuskrip. Sedangkan untuk peninggalan berupa seni dan artefak masih banyak di museum tersebut.

--page

"Tapi benda-benda bersejarah yang mengandung manuskrip masih kurang. Itu yang kita harapkan karena dalam konteksnya kemajuan dalam kebudayaan," terangnya. (MARINI/H)