PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Komisi C DPRD Palangka Raya Norhaini meminta Dinas Pendidikan meliburkan sekolah jika kondisi udara semakin buruk akibat Karhutla.

"Ditinjau dan evaluasi saja bagaimana kondisi saat ini, survei ke sekolah untuk mengetahui kondisinya. Jika sudah memburuk sebaiknya diliburkan saja," katanya, Rabu, 6 September 2023.

Adapun sekolah yang berada di bawah naungan Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya yakni jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Dia mengatakan beberapa minggu terakhir Kota Palangka Raya mulai diselimuti asap tipis, akibat dampak dari terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

"Tentunya para murid diminta untuk menggunakan masker di sekolah, untuk mencegah dampak kabut asap yang bisa menyebabkan Infeksi Saluran Pernafasan (ISPA)," tuturnya.

--page

Lebih lanjut legislator asal Partai Golongan Karya (Golkar) ini mengungkapkan, selain kesehatan Dinas Pendidikan juga diminta sambil memperhatikan kondisi atau ISPU setiap harinya secara real time.

"Apabila kondisi udara di Kota Palangka Raya memburuk dan ada anak murid yang terdampak langsung, maka kami minta dinas terkait melakukan upaya pembelajaran hybrid atau bahkan metode belajar di rumah saja," pungkasnya. (HENDRI/H)