BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), melakukan kegiatan monitoring masa sidang III Tahun Sidang 2023, ke pabrik pengolahan air minum dalan kemasan (AMDK) 'Banyu Kinum'.
Anggota DPRD yang terdiri dari Sutiyana, Muhammad AR, Akhmad Elkendri, Siti Mukaromah, Sukiyo, Tuslam Amirudin, Indra sani, dan Sudrajad Akbar, meninjau langsujy pabrik pengolahan AMDK milik Perumdam Tirta Arut Kabupaten Kotawaringin Barat, di Desa Kumpai Batu Atas, Rabu, 6 September 2023.
Dalam kegiatan monitoring tersebut, Rombongan Komisi C DPRD Kobar diterima langsung direktur Perumdam Tirta Arut Sapriansyah.
Menurut Ketua Komisi C DPRD Kobar Sutiyana menyebut, bahwa monitoring tersebut bertujuan untuk melihat sejauh mana perjalanan atau Proses produksi di AMDK Banyu Kinum.
"Kita ingin melihat perkembangan AMDK Banyu Kinum, termasuk untuk mengetahui bagaimana analisa usaha kedepan," tuturnya.
--page
Sebab menurut Sutiyana, adanya inovasi AMDK 'Banyu Kinum' milik Perumdam Tirta Arut ini cukup bagus untuk dikembangkan. Diantaranya terkait penyerapan tenaga kerja dan pengembangan usaha PDAM.
Monitoring kali ini juga sebagai bahan yang akan dibahas dalam rapat kerja antara DPRD Kobar bersama PDAM.
"Sehingga bisa dilihat seperti apa gambaran potensi usaha, kekurangan dan kendala yg dihadapi," ungkapnya.
Pihaknya melihat, bahwa untuk saat ini diakui bahwa pengelolaan atau produksi AMDK Banyu Kinum masih belum maksimal. Sehingga pihak DPRD mendorong kedepan bagaimana agar dapat dikembangkan. Termasuk, agar setiap kegiatan Pemda itu menggunakan produk Banyu Kinum.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Perumdam Tirta Arut Sapriansyah menyampaikan, bahwa pada prinsipnya DPRD Kobar sangat mendukung keberadaan pabrik AMDK Banyu Kinum.
"Dewan berencana akan mendorong agar AMDK Banyu Kinum ini dikembangkan lebih baik lagi, serta sebagai bentuk dukungan terhadap keberadaan AMDK Banyu Kinum tersebut, DPRD juga mendorong agar nantinya setiap kegiatan yg diselenggarakan pemkab untuk menggunakan air minum produk Banyu Kinum, sebagai ikon daerah," kata Sapriansyah.
Sebagaimana diketahui bahwa, AMDK Banyu Kinum merupakan salah satu cabang usaha milik Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Arut berupa pengolahan air minum dalam kemasan. (DANANG/Y)









