BORNEONEWS-Pangkalan Bun: FLU Singapura ini mewabahdi Kotawaringin Barat. Saat inisekurang-kurangnya sudah tercatat ada 67 penderita. Mereka tersebar di kotaPangklaan Bun dan kota-kota kecamatan lainnya.
Kepala Bidang Pengendalian Masalah Kesehatan (PMK) Dinas Kesehatan (Dinkes)Kobar, Arif Susanto mengaku telah mengkonfirmasikan terjadinya kasus FluSingapura yang belakangan mencuat, seperti yang dialami oleh 6 anak di RT 14 KelurahanMadurejo itu. Dari informasi temuan kasus itu didapatkan dari sejumlahPuskesmas, maupun tempat praktek dokter di Pangkalan Bun.
"Jumlahnya sedang kami konfirmasi. Karena mungkin banyak yang terlapor.Infonya memang ada kecenderungan peningkatan kasus, bukan wabah. Yang jelasbulan ini saja tadi di (Puskesmas) Pelingkau sudah 8 kasus, di Arsel 14 kasus.Sungai Rangit dan Kumai juga ada, tapi masih tunggu datanya," terang ArifSusanto, Selasa (12/4).
Seperti apasebenarnya bahaya penyakit ini? Denganobat-obatan yang ada saat ini, memang pennyakit ini relative bisadikendalikan. Tetapi di berbagai Negara lain,penyakit ini memakan korban jiwa cukup besar.
PenyakitFlu Singapura, sebenarnya di dunia lebih dikenal sebagai penyakit HFMD(Hand, Foot, and Mouth Disease). Karena umumnya yang diserang adalah organ tubuh seperti tangan,kaki, dan mulut.
Berikut data yang bisa kita lihat di internet,tentang penyakit HFMD yang memakankorban jiwa di berbagai negara tetangga:
1997: 31 anak meninggal dalam suatuwabah di Malaysia pada negara bagian Sarawak.
1998: ada suatu wabah di Taiwan. Tercatatbahwa 405 sakit parah dan 78 meninggal. Jumlah kasus yang diperkirakan epidemitelah mencapai 1,5 juta.
2006: 7 orang tewas dalam sebuah wabah diKuching, Sarawak (menurutNewStraits Times, 14 Maret)
2008: Wabah di China, dimulai pada bulan Maretdi Fuyang, Anhui, mengakibatkan terinfeksi 25.000, dan 42 meninggal padatanggal 13 Mei. Wabah serupa dilaporkan di Singapura (lebih dari 2.600 kasussebagai 20 April 2008), Vietnam (2,300 kasus, 11 meninggal), Mongolia (1,600 kasus),dan Brunei (1053 kasus antara bulan Juni sampai Agustus 2008)
2009: 17 anakmeninggal dalam suatu wabah selama bulan Maret dan April 2009 di ProvinsiShandong, China timur dan 18 anak-anak meninggal di Provinai Henan. Sembuh dari115.000 kasus yang dilaporkan di Cina dari Januari hingga April, 773 itu parahdan 50 orang fatal. (*)








