BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota DPRD Kalteng, Yohannes Freddy Ering meminta pemda baik provinsi maupun kabupaten dan kota agar dapat mendukung peningkatan perekonomian masyarakat yang ada di wilayah perdesaan.
Persoalan yang tengah dihadapi masyarakat saat ini yakni sulitnya perekonomian. Hal inipun mejadi aspirasi masyarakat disejumlah desa di Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis) ketika ia melaksanakan reses perseorang baru-baru ini.
"Ketika reses saya telah mengunjungi sejumlah desa yang ada di Kabupaten Pulpis. Rata-rata aspirasi masyarakat yakni terkait sulitnya perekonomian, hal itu terjadi lantaran sejumlah kebijakan pemerintah hingga mahalnya harga bahan pokok," katanya, Kamis, 7 September 2023.
Diungkapkannya, masyarakat di Dapil Kalteng V meliputi Kapuas dan Pulpis terutama di desa-desa, itu mayoritas pekerjaan sebagai petani misalnya karet dan rotan. Akan tetapi harga kedua komoditi itu harganya tidak stabil sehingga masyarakat banyak beralih menjadi penambang emas.
Hal yang paling menambah persoalan dengan adanya peralihan usaha masyarakat tersebut yaitu gencarnya razia yang dilakukan oleh aparat penegak hukum terhadap para penambang emas, sehingga dengan kondisi demikian masyarakatpun merasa sulit untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
"Sebenarnya masyarakat itu terpaksa menambang emas sebab hasil dari usaha yang dijalani selama ini tidak mencukupi, ditambah lagi harga bahan pokok yang mahal. Atas dasar inilah masyarakat meminta pehatian pemerintah agar bisa memberikan solusi agar ekonomi mereka bisa bertahan," ucapnya.
Ia menyebut pada reses itu juga, dirinya telah memberikan berbagai solusi kepada masyarakat baik itu melirik usaha lain seperti beternak, berkebun dan lain sebagainya yang berpotensi dapat meningkatkan perekonomian tanpa harus bekerja menambang emas lagi.
"Tapi solusi yang saya berikan itu harus bisa mendapat dukungan dari pemerintah misalnya saja membantu menyalurkan bibit ternak, bibit sayur-sayuran atau buah-buahan dan sebagainya. Harapan kita pastinya aspirasi itu bisa menjadi perhatian dan ditindak lanjuti," tukasnya. (DONNY D/R)









