BORNEONEWS, Palangka Raya - Universitas Palangka Raya (UPR) melakukan sosialisasi penanganan dan pencegahan kekerasan seksual pada lingkungan perguruan tinggi di Aula Rahan, Lantai II, Kamis, 7 September 2023.
“(Harapannya) sosialisasi ini tidak hanya sampai sini saja, tetapi dilakukan berkelanjutan supaya kasus kekerasan seksual bisa terus ditekan,” kata Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) UPR, Rosana Salampak.
Ia ingin adanya sosialisasi pencegahan dapat meminimalisir berbagai bentuk kasus seksual khususnya di lingkungan kampus.
Sementara itu, Ketua Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan dan Penanganan Seksual (PPKS) UPR, Kiki Kristanto mengingatkan ada empat dosa besar perguruan tinggi jika sampai ada terjadi di lingkungan kampus.
“Sudah ada empat (dosa) yakni intoleransi, perundungan atau bully, kekerasan seksual dan ancaman narkotika,” ungkapnya
--page
Ia menjelaskan, berbagai upaya pencegahan harus terus dilakukan melalui berbagai kegiatan salah satunya sosialisasi dan melakukan kerjasama dengan pihak terkait.
"Khususnya untuk penanganan kekerasan ada empat yakni pencegahan, pendampingan, perlindungan, pengenaan sanksi. Kami berharap kekerasan seksual harus benar-benar menjadi perhatian," tuturnya. (HERMAWAN DP/Y)









