PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Program orang tua asuh di Kalteng menunjukan perkembangan positif dalam penanganan kasus stunting.

Salah satunya orang tua asuh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kalteng di Posyandu Indria Sari Desa Kebun Agung, Kecamatan Pangkalan Banteng.

Kepala Bappedalitbang Provinsi Kalteng, Leonard S Ampung mengklaim dalam pantauan dua kali visitasi ditemukan bahwa perkembangan bayi dibawah dua tahun (Baduta) Asuh Stunting rata-rata mengalami kenaikan.

“Rata-rata mengalami kenaikan perkembangan yang baik walaupun tidak terlalu banyak,” ungkap Leo dalam keterangannya, Rabu, 6 September 2023.

Kemudian, sampai pada tanggal 5 September 2023 Tim dari Puskesmas Semanggang melaporkan bahwa  1 orang anak laki-laki sudah dinyatakan tidak stunting lagi.

--page

Setelah itu, dilaporkan bahwa ada satu orang anak lainnya yang beresiko stunting sedang dalam tahap identifikasi.

Leo menjelaskan terdapat Baduta Asuh Stunting pada Posyandu Indria Sari, dan terdapat lima orang anak stunting/beresiko stunting, yang terdiri dari 3 laki-laki dan 2 perempuan.

“Di mana masing-masing anak didampingi kader/pendamping dari Posyandu Indria Sari,” ungkapnya. (HERMAWAN DP/Y)