Prioritas pembangunan selama tahun anggaran 2015 di Kabupaten Seruyan menitikberatkan pada peningkatan infrastruktur terutama jalan dan jembatan di desa-desa wilayah hulu. Pasalnya, desa-desa di wilayah hulu termasuk kawasan tertinggal.

Infrastruktur sangat penting untuk membuka akses perekonomian antara kecamatan dan desa.


Demikian disampaikan Bupati Seruyan Sudarsono saat menyampaikan laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) tentang penyelenggaraan pemerintahan daerah tahun anggaran 2015, di Ruang Paripurna DPRD Seruyan, Selasa (12/4/2016).


“Selain itu, pembangunan kantor kepala desa pada tujuh kecamatan yang masih tersisa sebanyak 38 desa dan sudah direncanakan sebelumnya secara bertahap sejak tahun anggaran 2014 lalu,” kata dia.


Ia melanjutkan pada tahun anggaran 2015 anggaran di bidang kesehatan meningkat 7% dan secara bertahap akan ditargetkan mencapai 10% sesuai amanat Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. “Pembangunan PLTS dan PLTMH pada seluruh desa yang belum teraliri listrik PLN juga dilakukan,” kata Sudarsono.


Pemerintah daerah juga, lanjut ia, melakukan penyertaan modal pada PT Bank kalteng sebesar Rp3,5 miliar, kemudian disusul untuk PDAM sebesar Rp1,5 miliar, serta alokasi penganggaran penyertaan modal untuk Jaminan Kredit Daerah (Jamkrida) kepada Pemprop Kalteng tahun 2015 sebesar Rp3 miliar.


“Dari segi pendapatan daerah 2015, target pendapatan daerah yang ditetapkan sebesar Rp842,744 miliar lebih dapat direalisasikan sebesar Rp823,235 miliar atau sebesar 97,69 %. Sementara dari segi pengelolaan belanja daerah, anggaran belanja tahun 2015 sebesar Rp1,12 triliun lebih yang terdiri dari belanja langsung dan tidak langsung dengan realisasi sebesar Rp877,258 miliar lebih atau 78,23%,” terang dia.


Menurut Sudarsono, penyampaian realisasi APBD ini hanya bersifat makro. Sedangkan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD lebih detail akan disampaikan setelah selesai audit BPK RI Perwakilan Kalteng atas laporan keuangan Pemkab Seruyan tahun anggaran 2015.


Hadir dalam sidang rapat paripurna itu, Ketua DPRD Seruyan Ahmad Ruswandi, Wakil Ketua I Norhansan, Wakil Ketua II Erwin Toha, sejumlah anggota DPRD, Kapolres Seruyan AKBP Budi Satrijo, Kepala Kejaksaan Negeri Kuala Pembuang Jasmaniar, serta kepala SKPD dan camat. 

(PN/B-8)