PT Pertamina akan mengoper­asikan Bandara Warukin, Tanjung, Kabupaten Tabalong­ menyusul dihentikannya laya­n­an transportasi udara oleh Kalstar sejak Februari 2016.


Kabid Aset dan Investasi Daerah Badan Pengelolaan Keuangan dan Kekayaan Daerah Pemkab Tabalong, Husin Ansyari mengatakan secara tertulis PT Pertamina ingin mengembangkan dan mengoperasikan Bandara Warukin sebagai tindaklanjut­ surat bupati soal rencana pembelian aset bandara mi­lik­ Pertamina.


Husin menambahkan status Bandara Warukin masih aset Pertamina dan pemerin­tah daerah hanya mengantongi izin pinjam pakai untuk mengelola sarana transporta­si udara.


Dalam Surat Nomor.034/K00000/2016-SO yang ditandatangani Direktur SDM dan Umum PT Pertamina, Dwi W Daryoto, pengembangan dan pengoperasian Bandara Warukin nantinya melalui anak perusahaan PT Pelita Air Service.


Karena itu Pemkab Tabalo­n­g diharapkan bisa memberi­kan kesempatan kepada PT Pelita Air Service untuk mela­kukan penjajakan rencana pengoperasian dan pengembangan bandara yang sudah berstatus bandara umum ini.


Staf Humas PT Pertamina­ EP Aset V Tanjung, Fiel Devan­ty Puri Kencana Sari membe­narkan rencana pengemba­ng­an dan pengoperasian Bandara Warukin oleh PT Per­tamina.


“Sebelumnya sudah ada per­temuan antara Pemkab Tabalong dengan manajemen­ Pertamina,” jelasnya.

Kepala Dishubkominfo Tabalong, Nanang Mulkani menyebut hingga kini belum ada tindaklanjut wacana ini. 

(Ant/B-6)