BUPATI Lamandau, Marukan, mengatakan agar penduduk dapat mengakses hasil pembangunan dalam memperoleh pendapatan, kesehatan dan pendidikan dapat dilihat dari salah satu indikator pembangunan, yakni indeks pembangunan manusia (IPM).
Terkait itu, Marukan menilai IPM Lamandau perlahan tapi pasti terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Bahkan pada tahun 2014 IPM Lamandau telah mencapai angka 67,53.
“IPM kita (Lamandau) perlahan terus meningkat. Tahun 2014 saja sebesar 67,53, atau bisa dikatakan lebih besar jika dibandingkan IPM tahun 2010 yang hanya sebesar 65,32,” sebutnya.
Artinya, Marukan, selama kurun waktu lima tahun terakhir telah terjadi peningkatan sebesar 2,21.
Marukan juga tidak memungkiri peningkatan IPM Lamandau tersebut dilatar belakangi berbagai faktor, termasuk didukung oleh meningkatnya angka harapan hidup, meningkatnya tingkat pengetahuan berupa harapan lama sekolah dan rata-rata lama sekolah serta meningkatkan standar hidup layak berupa pengeluaran konsumsi per kapita yang disesuaikan.
“Angka IPM tahun 2014 sebesar 67,53 masih dalam kategori sedang (60,00-69,99) menurut skala internasional. Berada di posisi ke-enam se-Kalteng,” ucapnya.
Peningkatan IPM tersebut merupakan kerja keras pemkabbersama pihak terkait.(HN/B-11)


