BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Kegiatan praktikum akan terus mewarnai proses pendidikan bagi peserta didik di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kapuas.
Seperti yang telah dialami Peserta didik kelas XII IPA 3 MAN Kapuas menunjukkan semangat belajar yang tinggi dalam memahami konsep beda potensial melalui praktikum yang melibatkan berbagai jenis buah-buahan.
Kegiatan ini membawa pengalaman belajar yang unik dan praktis bagi para peserta didik, memungkinkan mereka untuk merasakan konsep abstrak dalam dunia nyata.
Kepala MAN Kapuas, Ahmad Mulyadi, merasa bangga dengan kemampuan peserta didik dalam mengaplikasikan konsep teoritis dalam praktikum yang menarik.
"Praktikum semacam ini membantu peserta didik untuk menghubungkan ilmu dengan pengalaman nyata. Ini adalah langkah positif dalam mendekatkan mereka dengan dunia ilmu pengetahuan," katanya, Minggu, 10 September 2023.
Dengan adanya praktikum ini, peserta didik MAN Kapuas bukan hanya memahami konsep beda potensial secara konseptual, tetapi juga melihat dampaknya dalam tindakan nyata.
"Metode pembelajaran inovatif seperti ini diharapkan akan terus mewarnai proses pendidikan di MAN Kapuas," ucapnya.
Sementara, Guru Pembimbing, Rina Amahorosea bidang Kimia MAN Kapuas mengatakan peserta didik diberikan seluas-luasnya untuk menjalankan eksperimen dengan tujuan memahami perbedaan potensial listrik antara berbagai buah-buahan dengan diilustrasikan melalui praktikum yang melibatkan berbagai jenis buah-buahan, seperti jeruk, apel dan tomat.
“Peserta didik menyusun rangkaian eksperimen dengan menghubungkan buah-buahan sebagai sumber potensial listrik dan mengukur beda potensial antara pasangan buah yang berbeda. Dalam hal ini, buah yang mengandung lebih banyak elektrolit atau ion menghasilkan beda potensial yang berbeda pula," jelasnya.
--page
Melalui eksperimen ini, peserta didik dapat mengetahui melalui pengamatan sendiri bagaimana perbedaan komposisi kimia dalam buah-buahan mempengaruhi potensial listrik yang dihasilkan. Konsep ini menjadi lebih nyata dan dapat diobservasi secara langsung.
Peserta didik dengan antusias menjalankan praktikum ini. Mereka tidak hanya mendapatkan hasil pengukuran, tetapi juga dapat melihat perbedaan potensial dalam bentuk visual, memberikan dimensi baru pada pemahaman konsep abstrak. (DODI RIZKIANSYAH/R)









