BORNEONEWS, Kuala Kurun - Ketua Komisi III DPRD Gunung Mas Iceu Purnamasari berharap permasalahan sanitasi di wilayah setempat bisa segera teratasi.
"Ini sangat memprihatinkan masih ada kasus santasi buruk di Gunung Mas, padahal kami berharap dari beberapa tahun lalu tidak ada cerita seperti itu lagi," ujar Iceu, Minggu, 10 September 2023.
Oleh karena itu, Iceu mengajak semua pihak untuk bersama-sama mengatasi permasalahan sanitasi tersebut agar tidak merembet atau menimbulkan masalah lainnya seperti stunting.
"Kita semua bergerak, semua perangkat daerah bergerak, kegiatan keagamaan, PKK dan organisasi masyarakat lainnya bisa bersama-sama mengatasi masalah sanitasi yang buruk ini," ajaknya.
"Masalah sanitasi ini bisa berkaitan dengan masalah lain salah satunya stunting, sedangkan stunting kita sudah mulai membaik jangan sampai gara-gara sanitasi buruk ini memunculkan masalah stunting yang baru," imbuh Iceu.
Iceu mencontohkan, misalnya PKK bisa melalui pemerintah desanya yang lebih dekat dengan masyarakat bisa mencari tahu apa permasalahan sanitasi buruk di masyarakat tersebut dan bisa dicarikan solusinya.
Lalu, ada berbagai organisasi yang bergerak di bidang kesehatan di Gunung Mas bisa membuat program untuk mengatasi masalah sanitasi, seperti bersama-sama membuat sumber air bersih untuk masyarakat dan lainnya.
"Kami harap, semua lapisan masyarakat termasuk berbagai organisasi masyarakat yang bergerak di bidang kesehatan bisa lebih giat lagi dalam menangani masalah sanitasi di Gunung Mas," tegasnya.
--page
Sebelumnya, Pj Sekda Gunung Mas Richard mengatakan berdasarkan studi EHRA yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Gunung Mas, ada enam kecamatan di Gumas yang terindentifikasi berisiko sangat tinggi di bidang sanitasi.
Kecamatan tersebut yakni, Kecamatan Tewah, Kecamatan Damang Batu, Kecamatan Miri Manasa, Kecamatan Rungan Hulu, Kecamatan Manuhing Raya, dan Kecamatan Rungan Barat. (RISKA YULYANA/R)









