WALI Kota Palangka Raya, Riban Satia menyambut baik banyaknya rekomendasi DPRD Kota Palangka Raya menyikapi LKPj-nya. “Lho kan malah itu yang bagus. Artinya DPRD sangat menguasai dan kritis masalah pembangunan di kota ini,” cetus Riban, kepada wartawan, usai
Sidang Paripurna Istimewa tentang pembacaan rekomendasi itu, Selasa (12/4/2016).
“Supaya Pemkot tidak mengulang kesalahan seperti yang dituangkan dalam rekomendasi itu, kita duduk satu meja, berdiskusi dan tukar pikiran. Kenapa kok hasilnya begini. Harapannya ya tahun depan agar tidak terulang lagi, lalu muncul rekomendasi yang berulang pula,” katanya.
Riban mengajak DPRD untuk ikut sama-sama membahas rekomendasi itu dengan SKPD terkait. Menurutnya, dengan hadirnya DPRD langsung bertatap muka dengan SKPD, persoalan yang dituangkan dalam rekomendasi lebih bisa diurai.
“Kan itu untuk perbaiki kekurangan. Kita tidak boleh tutup diri. Sebaliknya mereka juga kalau ada kekurangan dalam rekomendasi, kita juga harus diskusi. Jangan sampai ada rekom yang salah, tahun depan agar tidak terulang juga,”sindirnya.
Seperti diketahui, beberapa waktu lalu penyampaian Pidato pengantar Walikota hanya berisi beberapa lembar saja. Sepertinya Pemkot lebih suka memberikan secara tertulis sesudah Paripurna.
Berbeda dengan LKPj Gubernur Kalteng yang pembacaannya memerlukan waktu tak kurang dari 1 jam karena menyebut berbagai aspek pembangunan di Kalteng, mulai dari indikator mikro ekonomi hingga mikro serta sektor lainnya.
(RZ/B-10)


