BORNEONEWS, Sampit - Kepala BPBD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Multazam menyampaikan bahaya jika kelelahan melanda personel pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
"Karena problem lapangan yang saya cermati biasanya tingkat kelelahan," kata Multazam, Senin, 11 September 2023.
Saat kebakaran hebat akan menyebabkan penglihatan kurang. Asap jika terhirup membuat peronil kekurangan oksigen. Hal itu menyebabkan pikiran kosong, bahkan untuk keluar dari kepungan asap bisa bingung.
"Perlu kita waspadai jangan sampai teman-teman yang bergerak di titik terdepan itu terjadi demikian. Resikonya sangat besar," ujarnya.
Asap tebal juga sangat beresiko bagi kesehatan. Kasus ISPA pun membayangi garda terdepan dalam menghadapi karhutla.
--page
"Jangan sampai pascapemadaman baru yang mereka sakit semua," katanya.
Menurutnya, untuk menghindari hal itu perlu alat perlindungan diri yang memadai. Selain pakaian, juga masker full face agar semua wajah terlindungi termasuk indra penglihatan.
"Itu yang harus menjadi atensi kita karena kita masih kekurangan APD," tutupnya. (DEWI PATMALASARI/J)









