BORNEONEWS, Sampit - Bupati Kotawaringin Timur Halikinnor soroti 3 kecamatan dengan jumlah titik panas (hotspot) terbanyak.
"Buat surat tiga Kecamatan yang hotspotnya luar biasa supaya minta perhatian muspika di sana Camat beserta jajarannya agar perintahkan Lurah gencarkan upaya pencegahan," kata Halikinnor, Senin, 11 September 2023.
Hal tersebut ia sampaikan dalam rapat koordinasi penetapan status tanggap darurat bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Gedung Pusdalops Kantor BPBD Kotim.
Lanjutnya, kebakaran lahan diduga karena faktor kesengajaan. Apalagi begitu hari libur titik api semakin banyak.
"Jangan-jangan karena libur masyarakat membakar mumpung panas," ujarnya.
Sehingga perlu patroli dan gencarkan pengawasan terutama 3 wilayah yang dipaparkan BMKG Stasiun Meteorologi H Asan Sampit, yakni Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Teluk Sampit, dan Kota Besi.
Paparan tersebut menunjukkan data hotspot Mei hingga September 2023. Bahwa Kecamatan Mentaya Hilir Selatan ditemukan 1.386 hotspot, Teluk Sampit 528 hotspot, dan Kota Besi 306 Hotspot.
--page
"Karena tidak mungkin Kabupaten mengawasi harus ke Kecamatan dan desa. Di situ kalau perlu diberi hadiah siapa saja yang melapor diberi uang Rp 10 juta," tutupnya. (DEWI PATMALASARI/J)









