BORNEONEWS, Palangka Raya - Proses pengembangan terhadap pelaku pencurian motor, Jihad Ajinormoko, 19, tidak mudah. Dua peluru pun bersarang di kakinya.


Ia ditangkap tim gabungan Polres Palangka Raya dan Polsek Pahandut ketika sedang nongkrong di sebuah warung, di Jalan Menteng XX, Jumat (8/4/2016) sekitar pukul 14.30 WIB. Jihad berani mencoba melarikan diri ketika polisi mencari barang bukti hasil curian motor lainnya. Akibat ulahnya yang tidak kooperatif itu, polisi terpaksa memberi hadiah dua tembakan.


Jihad pun terkapar setelah dua peluru bersarang di bagian kaki sebelah kanannya. Dia kemudian dibawa ke RS Bhayangkara sesaat sebelum dia kembali dibawa ke Mapolsek untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.


Dari hasil pengembangan itu, barang bukti berupa mesin motor yang telah dipreteli termasuk bagian-bagian lainnya, plus peralatan yang digunakan untuk mempreteli motor dijejer di atas meja halaman Mapolsek.


"Pada saat pengembangan berupaya kabur. Sehingga kita terpaksa lumpuhkan," kata Kapolsek Pahandut AKP Ani Maryani, Rabu (13/4/2016). (BUDI YULIANTO/m)