BORNEONEWS, Palangka Raya - Masyarakat Kota Palangka Raya mulai mengeluhkan harga daging babi yang mahal di pasaran.
"Minta tolong saja kami ini, tolong cari jalan keluarnya. Kenapa harga babi sangat mahal, kurang rasanya kalau mau makan babi sekarang ini," kata Ricka, salah seorang warga Palangka Raya pada Selasa, 12 September 2023.
Menurut Ricka, harga daging babi yang awalnya hanya Rp60.000-Rp65.000 saja per Kg kini melonjak dua kali lipat mencapai Rp120.000 per Kg.
Hal ini ditimpali warga lainnya, Nia Kristianty yang juga mengeluhkan hal serupa.
"Betul, padahal ada saja barangnya tapi harganya sangat mahal. Yang biasanya bisa puas makannya bisa untuk goreng, juhu, panggang, sekarang cuma bisa beli sekilo dan makannya diirit-irit," bebernya.
Sependapat dengan hal ini, salah seorang perwakilan peternak babi, Yermon mengatakan bahwa pihaknya berharap agar secepatnya dapat diadakan pertemuan antara peternak, pemotong atau penjual, serta dinas-dinas terkait untuk duduk bersama membahas tentang kejelasan harga babi potong, anakan atau bibit babi yang dapat diterima dan disepakati oleh masing-masing pihak.
--page
"Terutama juga dapat diterima dan terjangkau oleh konsumen. Karena harga babi untuk sekarang tidak ada kejelasannya, amburadul," tegasnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Kesehatan Masyarakat, Veteriner, Pengolahan dan Pemasaran Hasil Ternak, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan atau DPKP Kota Palangka Raya, drh Ganjar Priyatno membenarkan bahwa saat ini harga daging babi ini masih mahal.
Hal ini menurutnya terjadi lantaran jumlah peternak dan jumlah babi yang diternakkan di Kota Palangka Raya juga mengalami penurunan drastis pasca penyebaran Demam Babi Afrika atau yang dikenal ASF pada akhir 2021 hingga awal 2022 lalu.
"Ini logika industi perdagangan sebenarnya, karena jumlah babi ternak sudah tidak banyak, maka harga dagingnya pun jadi mahal. Yang dulu sebelum ASF harganya Rp65.000 lalu naik menjadi Rp80.000, sekarang menjadi Rp120.000 per Kg," tutur Ganjar lagi. (TESTI PRISCILLA/J)









