PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Salah seorang warga lari dengan kencang ke rumahnya setelah melihat api yang membumbung tinggi di sekitar Jalan Mendawai Kelurahan Palangka Kecamatan Jekan Raya Kota Palangka Raya.

Jamaah Masjid Shilahul Mu'minin Ahmad Abibi menyampaikan, kejadian kebakaran terjadi saat adzan magrib. Saat itu ia hendak melaksanakan salat magrib dilanjutkan dengan dengan salat tolak bala.

Namun saat selesai adzan magrib berkumandang, tiba - tiba ada warna merah di langit yang ternyata api kebakaran yang cukup besar dan membumbung tinggi, membuatnya lari dengan kencang ke rumah memberitahukan keluarganya.

"Sore hari di sini sempat hujan, kemudian berhenti, waktu selesai adzan magrib api sudah membumbung tinggi, sehingga tidak sempat salat magrib dan salat tolak bala saya," katanya, Selasa, 12 September 2023.

Lanjutnya, pelaksanaan salat tolak bala dilakukan rutin oleh pihaknya setiap tahun dengan tujuan mencegah berbagai hal buruk di Kota Palangka Raya khususnya di daerah komplek perumahan mendawai.

--page

"Hendak salat tolak bala, eh terjadi musibah kebakaran, semoga rekan - rekan saya yang jadi korban musibah kebakaran bisa diberikan ketabahan dan kesabaran menghadapinya," pungkasnya. (PATHUR/J)