PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah, Muhammad Muis mengharapkan bahwa kamus Dwibahasa Dayak Dusun-Indonesia dapat diterima oleh masyarakat.

Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah memang baru saja mengadakan kegiatan Lokakarya Prapenerbitan Kamus Dwibahasa Dayak Dusun-Indonesia pada tanggal 11 sampai dengan 13 September 2023 di Hotel Neo Palma, Palangka Raya.

"Saya berharap bahwa kegiatan ini akan menghasilkan kamus Dwibahasa Dayak Dusun-Indonesia yang dapat diterima oleh penutur bahasa Dayak Dusun serta masyarakat umum," kata Muis dalam rilisnya pada Rabu, 13 September 2023.

Lokakarya Prapenerbitan Kamus Dwibahasa Dayak Dusun-Indonesia Tahun 2023 ini menurutnya dihadiri oleh sejumlah peserta yang terdiri dari akademisi, tokoh adat dan budaya, serta pakar bahasa dari Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah.

"Mereka bekerja sama dalam proses penyusunan dan pengembangan kamus ini dengan menggali pengetahuan dan kearifan lokal dari penutur asli bahasa Dayak Dusun," beber Muis. 

--page

Kegiatan ini, lanjutnya, diharapkan dapat mempromosikan pemahaman yang lebih baik tentang bahasa Dayak Dusun serta meningkatkan apresiasi terhadap warisan budaya yang berharga.

"Kamus Dwibahasa Dayak Dusun-Indonesia ini nantinya akan menjadi sumber daya yang penting bagi generasi mendatang dalam upaya melestarikan dan memajukan bahasa dan budaya Dayak Dusun," jelas Muis.

Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah berkomitmen untuk terus mendukung upaya pelestarian bahasa dan budaya daerah, serta akan terus mengadakan kegiatan-kegiatan serupa guna menjaga keragaman budaya dan bahasa di wilayah Kalimantan Tengah. (TESTI PRISCILLA/H)