PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Dekan (Wadek) bidang Akademik FISIP Universitas Palangka Raya (UPR) Jhon Retei Afri Sandi menjabarkan bahwa pemilihan umum (Pemilu) yang berkualitas memiliki tiga kriteria.

Adapun 3 kriteria tersebut yaitu:

1. Adanya kesempatan kepada rakyat untuk memilih bebas, antara tawaran kebijakan yang berbeda dan partai atau kandidat yang bersaing. 

2. Pada saat yang sama, meminta pertanggungjawaban pejabat terpilih untuk tindakan atau keputusan yang dilaksanakan selama berkuasa.

3. Menstransformasikan konsepsi kedaulatan rakyat dalam tindakan politik rill yang sesungguhnya.

Ia mengutarakan, hal ini bertujuan untuk mencari format yang ideal demi menjaga asas penyelenggaraan Pemilihan Umum. Selain itu, dilakukan secara prefentif agar penyelenggaraan Pilkada dapat diminimalisasir pelanggarannya.

--page

"Untuk produk dari pemilihan tersebut yakni pemerintahan yang baik dan bersih, tentu ini menjadi harapan  kita semua, bahwa produk demokratisasi ditingkat lokal dengan biaya yang tinggi ini harus menghasilkan pemerintahan yang baik dan bersih," ucapnya, Rabu, 13 September 2023.

Ia juga menyampaikan, biasanya dalam Pemilu ada tuntutan misalnya dengan hadirnya pemilih yang memiliki kapasitas politik tertentu. Kemudian, memiliki tanggung jawab dan kesadaran sebagai warga negara yang baik (good citizen).

"Pemilu berkualitas memiliki informasi yang cukup dan memadai untuk membuat keputusan-keputusan politik yang strategis," bebernya. (MARINI/H)