PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya -  Wakil Gubernur Kalteng, Edy Pratowo mengingatkan kepada masyarakat di provinsi ini supaya meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran baik itu hutan maupun pemukiman.

Edy mengatakan kewaspadaan perlu ditingkatkan mengingat pada bulan September - Oktober 2023 ini diprediksi merupakan puncak kemarau panjang akibat fenomena El Nino sehingga harus bisa menjadi perhatian bersama.

"Pada saat kemarau tentu kebakaran baik itu hutan atau lahan hingga pemukiman sangat rawan, dan akibat panas menyengat pastinya api akan sangat cepat menyebar," ucapnya, Jumat, 15 September 2023.

Edy mencontohkan seperti kebakaran yang terjadi di pemukiman padat penduduk di Jalan Mendawai Komplek Sosial beberapa hari lalu, hal itu patut dijadikan sebagai pelajaran agar dapat meningkatakn kewaspadaan.

"Tentu bencana itu tidak dapat kita prediksi, tapi kita harus waspada. Terkait kebakaran itu juga kita pastinya prihatin saat ini kita upayakan membantu para korban dan juga saling berkoordinasi dengan Pemko Palangka Raya," ujarnya.

Dalam rangka meningkatkan kewaspadaan maupun antisipasi Edy menilai pos-pos kamling yang ada disetiap RT maupun kelurahan perlu diaktifkan, agar ketika terdapat bencana misalnya kebakaran bisa segera diketahui.

--page

"Sekali lagi kita harap masyarakat tetap waspada, pos kamling juga agar diaktifkan. Kuncinya yaitu mewaspadai semuanya, pastikan api kompor, listrik dan semacamnya sudah dimatikan apalagi saat meninggalkan rumah," tandasnya. (DONNY D/R)