PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - OJK Provinsi Kalimantan Tengah turut menghadiri Jambore UMKM Tahun 2023 wilayah Barat di Pangkalan Bun Park Kabupaten Kotawaringin Barat pada 5 September 2023 lalu.

Kepala OJK Provinsi Kalimantan Tengah, Otto Fitriandy menyampaikan beberapa hal mengenai dukungan dalam Kegiatan Jambore UMKM Tahun 2023.

"Melalui program Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah atau TPAKD masing-masing Kabupaten diharapkan dapat mendorong akses keuangan pada masyarakat," kata Otto dalam rilisnya kepada Borneonews pada Jumat, 15 September 2023.

Inovasi progem yang telah ada menurut Otto seperti Kredit Pembiayaan Melawan Rentenir dengan bunga rendah yang saat ini telah dimiliki oleh Bank Kalteng yakni Betang Berkah dan UMKM Berkah, BPR Sampuraga Cemerlang yakni Kredit Tabung, dan BPR Artha Sukma Sejahtera yakni Kurda.

"Inovasi program yang telah ada di masing-masing TPAKD diharapkan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dan para pelaku UMKM secara optimal," tutur Otto lagi.

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Gubernur Kalimantan Tengah, Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Kalimantan Tengah, Komisaris dan Direksi PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Tengah, Bupati dan Pimpinan OPD lingkup Provinsi Kalimantan Tengah, serta pelaku UMKM se wilayah Barat yang berjumlah 7.015 pelaku UMKM.

Dalam laporannya, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Nuryakin menyampaikan adanya Jambore UMKM Tahun 2023 sebagai bentuk kerjasama antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dengan para stakeholders.

"Jambore UMKM ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas para pelaku UMKM agar dapat go digital kedepannya," jelas Nuryakin.

Selanjutnya dalam sambutan pembukaan acara Jambore UMKM Tahun 2023, Gubernur Kalimantan Tengah, H Sugianto Sabran menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan Jambore UMKM Tahun 2023 dengan harapan agar kapasitas usaha pelaku UMKM Tahun 2023 dapat terus meningkat.

Pada kesempatan yang sama, ia juga memanggil perwakilan UMKM untuk menceritakan usaha dan kendala yang dihadapi, sehingga Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dapat berperan aktif untuk menyelesaikan kendala dan permasalahan tersebut.

--page

Dalam mendukung hal ini tentunya membutuhkan dukungan dari pihak Perbankan antar lain PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Tengah dan Otoritas Jasa Keuangan selaku lembaga Otoritas di Sektor Jasa Keuangan.

"Pihak Perbankan diharapkan dapat mendorong pertumbuhan pada sektor kredit UMKM diantaranya dapat dilakukan dengan memberikan kredit untuk UMKM dengan bunga yang lebih rendah dari yang awalnya 3% menjadi 1,5% agar dapat dimanfaatkan secara optimal oleh Pelaku Usaha UMKM," terang H Sugianto Sabran. (TESTI PRISCILLA/R)