BORNEONEWS, Nanga Bulik - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lamandau menyelenggarakan Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia (AKMI). Sebanyak 26 siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Lamandau mengerjakan soal-soal yang akan diujikan dalam AKMI.
“Tujuan AKMI adalah untuk mengukur kompetensi peserta didik dalam literasi membaca, literasi numerasi, literasi sains dan literasi sosial budaya,” terang Kepala Kemenag Kabupaten Lamandau, Muhidin Arifin di Nanga Bulik, Jumat, 15 September 2023.
AKMI merupakan kegiatan yang sangat penting dalam rangka mengingatkan mutu pembelajaran yang ada di madrasah.
Pelaksanaan AKMI dipusatkan di ruang laboratorium MAN Lamandau berjalan dengan tertib dan lancar didampingi oleh pengawas ruang, jaringan internet stabil dan siswa dapat log in dengan sukses.
AKMI untuk jenjang Madrasah Aliyah, kata dia, digelar sebagai upaya memotret kemampuan literasi siswa madrasah secara nasional. Pelaksanaan AKMI di MAN Lamandau dilaksanakan menjadi dua sesi. Pertama pelaksanaan AKMI dengan materi yang diujikan membaca dan sains.
“Sesi kedua ujian tentang literasi numerasi dan literasi sosial budaya,” bebernya.
Hasil AKMI, lanjut Arifin, diharapkan mampu memberi informasi tentang tingkat kemampuan siswa dalam berliterasi dan berpikir kritis untuk kemudian membantu guru dalam melakukan perbaikan pembelajaran di kelas.
--page
Sementara, Kepala MAN Lamandau, Abdul Basir mengungkapkan, sebelum pelaksanaan AKMI, siswa telah mengikuti simulasi lebih dulu untuk mengukur tingkat kesiapan siswa, jaringan internet yang stabil sehingga dalam pelaksanaannya siswa dapat loging dengan sukses.
“Sebelumnya siswa telah mengikuti simulasi AKMI pra ujian agar siswa tahu apa yang harus dilakukan dan tidak saat ujian yang sesungguhnya,” tandasnya. (HENDI NURFALAH/R)









