BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala OJK Provinsi Kalimantan Tengah, Otto Fitriandy mengatakan bahwa penting untuk dilakukannya program pelatihan mengenai pengelolaan keuangan untuk diberikan kepada masyarakat agar masyarakat dapat bijak dalam mengelola keuangan dan terhindar dari modus-modus kejahatan digital yang saat ini kian marak.
"Banyak sekali program-program yang telah dikeluarkan oleh TPAKD dan Lembaga Jasa Keuangan seperti kredit berbiaya rendah, kami berharap program tersebut dapat terserap dengan baik oleh masyarakat dan pelaku usaha," kata Otto dalam rilisnya pada Jumat, 15 September 2023.
Hal ini disampaikan Otto melalui rilis mengenai kehadirannya dalam Jambore UMKM di wilayah Barat di Pangkalan Bun Park Kabupaten Kotawaringin Barat pada 5 September 2023.
"Agar seluruh manfaat yang ada dalam program tersebut dapat dirasakan secara langsung. Kami juga membuka pintu bagi para pelaku usaha yang masih merasa dan mendapatkan kesulitan untuk mengakses Lembaga Jasa Keuangan untuk dapat berkonsultasi dengan kami di OJK," terang Otto Fitriandy.
Pada kegiatan tersebut hadir juga beberapa narasumber pada kegiatan edukasi, salah satunya adalah dari Kantor Pusat OJK yaitu Irhamsah, seorang Analis Eksekutif Kelompok Spesialis Pengawasan Perilaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Perlindungan Konsumen.
Irhamsah memberikan materi mengenai Waspada Investasi Ilegal bagi pelaku UMKM.
--page
"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat dan pelaku UMKM agar memahami bentuk dan ciri-ciri investasi ilegal agar tidak terjerumus kepada modus penipuan berkedok investasi," tutur Irhamsah dalam rilis yang sama
Diantaranya, lanjutnya, para pelaku UMKM harus memahami mengenai 2 konsep yaitu Legal dan Logis agar terhindar dari modus-modus investasi illegal. (TESTI PRISCILLA/R)









