KABUPATEN Murung Raya (Mura) pada tahun 2015 lalu mendapat urutan ke 14 di Kalteng, untuk penilaian Adipura. Pemkab pun bertekad naik peringkat tahun 2016 ini.
Namun yang masih menjadi kendala adalah penataan pasar. Demikian disampaikan Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Mura, Pujo Sarwono.
“Kondisi pasar kita yang sulit ditata sampai saat ini membuat harapan untuk naik peringkat dirasa sulit dicapai,” kata Pujo, Selasa (12/4/2016).
Dicontohkan Pujo seperti Pasar Pelita Hilir yang saat ini bisa dibilang semrawut.Serta masih minimnya ruang terbuka hijau di Puruk Cahu menjadi salah satu sulitnya menaikan nilai Adipura.
Adapun penilaian mencakup kondisi jalan, pengelolaan sampah, lingkungan pemukiman, sekolah, Puskesmas, RSUD serta ruang terbuka
hijau.
“Dari pengelolaan sampah terlihat mulai ada peningkatan,” tegas Pujo.
BLH pun terus berbenah di semua sektor yang ada, baik itu dari sisi jalan maupun kebersihan lingkungan pemukiman.
“Kita memang berbenah dalam hal pencapaian dan menaikan posisi Mura dalam perolehan nilai Adipura tahun ini,” katanya.
Pujo optimistis, Mura untuk tahun ini nilainya bisa naik. Sebab beberapa sektor sudah ada perbaikan dan tinggal menunggu hasil penilaian yang akan diumumkan pada Juni 2016 mendatang.(B-11)


