PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Berdasarkan data Tim Satuan Tugas (Satgas) Kebakaran dan Hutan (Karhutla) Palangka Raya hingga saat ini ada 202,23 Hektare (Ha) hutan dan lahan yang terbakar di kota tersebut.

Plt Kepala Pelaksana BPBD Kota Palangka Raya Emi Abriyani menyampaikan, luasan lahan terdampak tersebut, akibat terjadinya Karhutla di Kota Palangka Raya yang cukup begitu masif terjadi.

Untuk periode bulan Januari hingga bulan September 2023 ini, pihaknya mencatat ada 335 kali terjadi Karhutla di Kota Palangka Raya yang terjadi di empat kecamatan, yaitu Kecamatan Jekan Raya, Kecamatan Sebangau, Kecamatan Pahandut dan Kecamatan Bukit Batu.

"Alhamdulillah hingga saat ini Kecamatan Rakumpit masih bersih dari atau belum pernah terjadi Karhutla di daerah tersebut, semoga tidak terjadi Karhutla di Rakumpit," katanya, Sabtu, 16 September 2023.

Sambungnya, untuk upaya pencegahan saat ini pihaknya terus menerus melakukan upaya pencegahan bekerja sama dengan Babinsa dan Babinkamtibmas di masing - masing kelurahan diri Kota Palangka Raya.

--page

"Kita masih musim kemarau meski ada hujan terjadi beberapa kali, masyarakat Kota Palangka Raya setop bakar lahan demi menjaga lingkungan dan menjaga kualitas udara di Kota Palangka Raya," pungkasnya. (PATHUR/J)