BORNEONEWS, Palangka Raya - Jurnalis Borneonews, Budi Yulianto meraih juara di dua lomba jurnalistik yang digelar Bank Indonesia perwakilan Kalimantan Tengah. Lomba pertama digelar sejak 25 Agustus 2023 sampai dengan 8 September 2023, sedangkan kedua bertepatan dengan kegiatan Forum Komunikasi Media di Kota Batu, Jawa Timur pada Selasa, 12 September 2023.
Di lomba pertama, Budi - sapaaan akrabnya - menyajikan berita dengan judul "Dulu Dompet, Kini Smartphone”. Judul berita ini diperkuat dengan sub judul “Transaksi Non Tunai Semakin Diminati Masyarakat, Jumlah Merchant QRIS Meningkat”. Dalam hal ini, tema lomba adalah ‘Isu ekonomi terkini dan kebijakan Bank Indonesia untuk memulihkan perekonomian Kalimantan Tengah’.
Tulisan dengan judul tersebut sukses menyabet juara 2. Untuk yang pertama, diraih Agustinus Djata, wartawan senior dari media cetak Palangka Post. Agustinus menulis berita dengan judul “Sepak Terjang BI Kalimantan Tengah Pulihkan Ekonomi Daerah”.

Selanjutnya, Ahmad Anshari dari Palangka Post juara 3 dengan judul “QRIS Era Baru Digitalisasi Pembayaran”, Jaya Wirawana Manurung dari AntaraKalteng juara favorite 1 dengan judul “Bangkit Bersama Menyulap Inflasi jadi Prestasi”. Karana Wijaya Wardana dari KontenKalteng juara favorite 2, judul berita “Opini: Menghadapi Perlambatan Pertumbuhan Ekonomi Kalimantan Tengah”.
Berikutnya, favorite 3 diraih Yundhy Satrya Sima dari KaltengNews dengan judul “Tak Sebatas Alat Pembayaran, Rupiah sebagai Simbol Kedaulatan dan Pemersatu Bangsa”. Favorite 4 diraih Pathurrachman dari TribunKalteng dengan judul “Program Demplot Cabai BI Kalteng Sukses, Petani Kotim Ini Tularkan Ilmunya ke Poktan Lain”, terakhir favorite 5 diraih Arliandie dari BeritaKalteng dengan judul “Akankan Penghapusan BBM Pertalite Berpengaruh terhadap Laju Inflasi”.
--page
Untuk lomba kedua, digelar pada acara FKM di Kota Batu, Jatim. Kegiatan FKM berlangsung sejak Senin, 11 September 2023 sampai dengan Rabu, 14 September 2023. Namun, pelaksanaan menulis baru bisa dilakukan pada Selasa, 13 September 2023.
Di tengah padatnya kegiatan, insan pers diharuskan mampu meluangkan waktu untuk menulis berita. Budi sendiri mengambil empat narasumber ketika agenda fun offroad hutan pinus dan etik apel. Tema lomba adalah ‘memulihkan perekonomian dengan sektor pariwisata”.
Selanjutnya, ia memutuskan untuk membuat judul “Agrowisata Petik Apel Dongkrak Perekonomian Masyarakat”. Tidak banyak waktu untuk menulis berita ini di tengah padatnya kegiatan. Semua awak media dituntut meluangkan waktu sebisa mungkin, atau sambil berjalan kegiatan, sembari menulis.
Wahyu Haryo, dari Kompas Institute yang juga Kepala Desk Regional menilai semua tulisan wartawan Kalteng di hari tersebut. Ia kemudian memilih 5 berita masuk nominasi, selanjutnya Kepala Bank Indonesia perwakilan Kalteng, Taufik Saleh menentukan siapa yang berhak menjadi juara.
Budi kemudian meraih juara 3. Untuk juara 1 diraih wartawan KontenKalteng Karana Wijaya Wardana, sedangkan juara 2 wartawan AntaraKalteng, Jaya Wirawana Manurung. Berikutnya, juara 4 diraih wartawan Tabengan Risae Andin dan urutan 5 diraih wartawan Radar Sampit, Dodi.
Pemenang lomba ini sebenarnya lebih dulu diumumkan untuk lomba yang digelar saat FKM. Sedangkan lomba pertama, diumumkan sehari setelah kembali ke Palangka Raya melalui akun Instagram KPwBI Provinsi Kalteng.
Taufik Saleh menyampaikan selamat kepada para juara. Sedangkan bagi wartawan yang belum beruntung, ia berharap tidak berkecil hati. Taufik Saleh berpesan kepada seluruh insan pers Kalteng untuk terus berlatih menulis agar kedepan semakin baik.
Sementara itu, Budi menyampaikan terima kasih kepada pimpinan dan tim redaksi borneonews yang telah mendukung untuk mengikuti kegiatan tersebut. “Terima kasih juga BI Kalteng, para senior dan rekan-rekan wartawan semuanya. Semoga kedepan bisa lebih baik lagi dalam menyajikan berita bermanfaat,” ujarnya. (HERMAWAN/Y)









