BADAN Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sukamara meng­ada­kan sosialisasi sensus eko­nomi 2016 yang diikuti 54 petugas sensus.

Sosialiasi yang digelar di Aula Badan Perencana­an Pembangunan Daerah (Bappeda) pada Rabu (13/4/2016) itu, dibuka oleh Bu­pati Sukamara Ahmad Dir­man.


Dalam sambutannya, Bupa­ti mengatakan bahwa pelaksa­na­an sensus ekonomi  bertu­ju­an untuk mendapatkan po­tret utuh perekonomian bang­sa.


Potret itu kemudian dija­di­kan sebagai landasan pe­nyu­sunan kebijakan dan pe­rencanaan pembangunan na­sional maupun regional. 


“Melalui sensus ekonomi akan didapat gambaran leng­­kap mengenai level dan struk­tur ekonomi non perta­ni­a­n, berikut informasi dasar dan karakteristiknya,” kata Bupati.


Selain itu, juga akan diketa­hui daya saing bisnis di Indo­nesia, serta penyediaan kebu­tuh­an informasi usaha.


“Karenanya, bila data yang di­hasilkan salah atau tidak aku­rat, sasaran pembangun­an di bidang ekonomi di ma­sa yang akan datang menja­di tidak tepat,” ungkapnya.


Oleh sebab itu, Bupati me­ne­­­gaskan agar data yang di­d­apat petugas sensus dari ma­­syarakat benar-benar aku­rat. Untuk itu, petugas sensus di­minta tidak sekadar menja­lan­kan tugas pendataan, te­ta­pi juga memastikan data yang diperoleh benar dan pas­ti, serta bisa dipertang­gung­jawabkan.


“Ini potret dari sebuah ka­bupaten, mudah-mudah­an hasil kerja ini menjadi sum­bangan besar dari Kabupa­ten Sukamara dan menjadi ke­wajiban kita untuk nasio­nal,” ujarnya.


Bupati turut pula meminta jajar­an BPS dapat menjalankan ke­giatan sensus ekonomi de­ngan sungguh-sungguh se­suai pedoman dan tugas po­kok serta fungsi masing-m­asing. 


Sedangkan kepada masya­ra­kat, Bupati mengimbau agar tidak takut bertemu de­­ngan petugas sensus serta mem­­berikan informasi yang benar.


“Berikan jawaban seada­nya jangan ditambah, jangan di­kurangi. Itu penting. Jadi ka­mi imbau kepada masya­ra­­kat untuk memberikan in­formasi yang benar jangan takut, tidak ada masalah,” ungkapnya.


Sementara itu, Kabid Statistik Distribusi BPS Provinsi Ka­limantan Tengah Bambang Supriono, mengatakan bah­wa sensus ekonomi akan men­data semua usaha atau kegiatan ekonomi masyarakat, baik dalam skala kecil, menengah, maupun besar.


“Sensus ekonomi 2016 ini me­liput semua kegiatan eko­no­mi baik usaha pribadi ma­sya­rakat hingga perusahaan be­sar,” katanya.

Pelaksanaan sensus ekono­mi dilakukan selama satu bu­lan yakni 1-30 Mei 2016. “Se­lama sebulan penuh akan me­lakukan pendataan lapang­an dan mohon dukungan dari ma­syarakat karena kami meng­harapkan hasil yang sebenarnya.” (MG13/B-3)