BORNEONEWS, Tamiang Layang - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika atau BMKG memprakirakan pada 18 September 2023 curah hujan hujan sedang hingga lebat yang disertai petir atau kilat dan angin kencang masih berpotensi terjadi secara merata di seluruh wilayah di Kabupaten Barito Timur.
Wilayah yang dimaksud yakni Kecamatan Awang, Benua Lima, Dusun Tengah, Dusun Timur, Karusen Janang, Paju Epat, Paku, Patangkep Tutui, Pematang Karau dan Kecamatan Raren Batuah.
"Kemudian pada Selasa, 19 September tidak ada ada wilayah yang berpotensi hujan sedang hingga lebat," ungkap Kepala Stasiun Meteorologi Kelas IV Sanggu Nur Setiawan, Minggu, 17 September 2023.
Dia menambahkan, meski dalam beberapa hari hujan terakhir hujan mulai mengguyur Barito Timur serta kasus kebakaran hutan dan lahan atau karhutla mulai mereda, namun BMKG memprediksi awal musim mundur 3 dasarian atau 30 hari dari rata-rata awal musim hujan yang biasanya jatuh pada dasarian I (10 hari pertama) bulan Oktober.
Dengan musim kemarau yang masih berlangsung hingga Oktober, Nur Setiawan mengimbau masyarakat Barito Timur dan stakeholder terkait agar tetap mewaspadai potensi kebakaran hutan dan lahan atau karhutla.
--page
"Dengan kondisi cuaca seperti saat ini, menyebabkan tanah atau lahan menjadi kering dan mudah memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Karena itu kami mengimbau kepada masyarakat agar waspada terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan serta lebih bijak dalam membuka lahan dengan cara membakar," pesannya. (BOLE MALO/r)









