BUPATI Edy Pratowo me­ngatakan Pem­kab­ Pulang Pisau te­rus membenahi in­frastruktur yang selama ini ma­sih menjadi kendala bagi ma­syarakat untuk melaku­kan­ berbagai aktivitas.


Salah satunya jalan di Keca­matan Maliku dan Pandih Batu yang menghubungkan se­jumlah desa yang kondisi­ny­a nyaris terputus karena mu­sim hujan.


“Tahun ini peningkatan ja­lan dari Desa Gadabung, Blanti, Pantik, Sanggang, Ta­hai Baru, Tahai Jaya sampai Tahai Jaya berbatasan deng­an Basarang, Kabupaten Ka­puas telah dianggarkan Rp18 miliar,” kata Edy, Selasa (12/4/2016).


Bupati mengatakan renca­na­ peningkatan jalan itu sudah proses lelang dan tinggal pe­laksanaannya.


Dengan ada­ny­a akses yang lebih baik, maka ekonomi masyarakat di dua kecamat­an­ ini akan lebih baik lagi dan tentunya hasil pertanian le­bih mudah dipasarkan.


Edy menjelaskan getolnya Pemkab Pulpis membangun­kan jalan perdesaan ini tidak terlepas visi misinya guna mempercepat pembangunan infrastruktur.


Edy berharap dengan dila­ku­kan peningkatan jalan ini akan memberikan dampak lebih baik bagi masyarakat.


Salah satunya untuk mempertahankan harga dan keter­sediaan pangan di desa.


Pantauan Borneonews, kon­disi jalan Desa Sanggang ru­sak parah, padahal lokasi ini merupakan jalur strategis untuk sentra pertanian.


Masyarakat sangat mengha­rapkan agar pembangunan segera dilakukan dan masya­rakat bisa menikmati akses jalan yang memadai guna menjalankan roda perekono­mian.


“Semoga janji Pemkab Pul­pis­ ini segera dilaksanakan, sehingga kita bisa keluar ma­suk desa dengan lancar,” ka­ta Jono, seorang pengguna ja­lan yang juga warga Pandih Batu. (B-6)