MENJELANG pergantian musim hujan ke kemarau biasanya muncul penyakit diare dan demam berdarah dengue (DBD).
Untuk itu warga diingatkan agar mewaspadai penyebaran penyakit mematikan itu.
“Biasanya mada tren berbagai macam penyakit seperti diare dan DBD,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Katingan, Robertus Pamurianto, Rabu (13/4/2016).
Saat ini sudah tidak ada ditemukan lagi warga yang terserang DBD seperti dua bulan lalu yang banyak ditemukan warga terjangkit DBD.
“Tapi biasanya saat menjelang pergantian musim, kasus DBD akan muncul lagi. Makanya kita minta warga agar selalu memperhatikan kebersihan lingkungan rumah agar jentik nyamuk penyebab DBD tidak bisa berkembang biak,” sebutnya.
Selain DBD penyakit diare juga harus diwaspadai saat musim kemarau.
Biasanya saat musim kemarau sebagian warga Katingan kesulitan mendapatkan air bersih, sehingga tidak jarang warga menggunakan air sungai untuk keperluan sehari-hari, termasuk air minum.
Sementara itu Kepala BPBD Katingan, Icing mengatakan berdasarkan informasi dari BMKG Kalteng jika musim kemarau diprediksi akan berlangsung akhir Mei 2016.
“Untuk menmgantisipasi kebakaran hutan dan lahan kita akan membentuk tim pengendalian disetiap desa,” ujarnya. (GP/B-6)


