PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalteng Yulindra Dedy menyampaikan tantangan transportasi Kalteng saat ini adalah di sektor udara. Terbatas maskapai yang melayani contohnya di Bandara Iskandar Pangkalan Bun dan H Asan Sampit. 

Selain itu, ia mengatakan menjadi pekerjaan rumah bagi Dinas Perhubungan Kalteng yakni di Bandar Udara Tjilik Riwut, menerapkan konsisten jumlah penumpang. Agar di hari-hari tertentu seperti Jumat dan Sabtu meningkat, sama dengan hari-hari kerja lainnya.

Hal ini menurutnya, ada imbas dari pandemi covid-19. Oleh sebab itu dirinya meminta semua pihak agar terlibat dalam peningkatan transportasi jalur udara.

"Kita mengharapkan seluruh sektor transportasi yang ada di Kalteng pasca pandemi Covid-19 dapat maju kembali melayani masyarakat Kalteng," ucapnya, Senin, 18 September 2023.

Ia menambahkan, bertepatan dengan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) di Terminal WA Gara. Berdasarkan dengan tema Harhubnas "Melaju Untuk Transportasi Maju" berhubungan signifikan dengan melayani masyarakat Kalteng.

--page

Dirinya juga mengutarakan segala bentuk upaya dilakukan oleh Dishub Kalteng, untuk transportasi udara juga semakin maju, serta biaya yang terjangkau.

Pihaknya tidak dapat bekerja sendiri untuk mewujudkan, harus bersinergi. Terutama, dalam hal meningkatkan kunjungan kedatangan ke Kalteng.

"Bersama dengan seluruh instansi terkait baik Kebudayaan, Pariwisata, UMKM dan lainnya. Bagaimana Kalteng ini pada Jumat dan Sabtu bisa menarik minat orang datang, jadi tidak hanya hari kerja saja," mintanya. (MARINI/J)